Gempa bumi di Turki memicu kebakaran setinggi 100 kaki dengan ledakan pipa gas yang menyebabkan ratusan orang tewas

Gempa bumi di Turki memicu kebakaran setinggi 100 kaki dengan ledakan pipa gas yang menyebabkan ratusan orang tewas

Sebuah ledakan BESAR dilaporkan telah mengoyak pipa gas utama saat Turki berjuang melawan kehancuran akibat gempa bumi berkekuatan 7,8 skala richter.

Perusahaan energi milik negara Turki, BOTAS, mengonfirmasi bahwa aliran gas alam telah terhenti akibat gempa besar yang menewaskan lebih dari 1.000 orang.

8

Rekaman yang diduga menunjukkan kebakaran besar di lokasi kejadian di Kahramanmaraş
Api terlihat di kejauhan

8

Api terlihat di kejauhan
Upaya pencarian dan penyelamatan terus berlanjut setelah bencana

8

Upaya pencarian dan penyelamatan terus berlanjut setelah bencanaKredit: Getty

Rekaman mengerikan yang dibagikan secara luas di media sosial konon menunjukkan pemandangan mengerikan dari pecahnya pipa secara besar-besaran.

Api bisa membubung ke langit dan menerangi kegelapan setelah gempa menjelang fajar terjadi sekitar pukul 4 pagi.

Cahaya yang tidak menyenangkan menerangi langit yang dipenuhi asap ketika dua bagian pipa, yang berjarak sekitar tiga kilometer, terbakar.

Menara api diperkirakan tingginya sekitar 100 kaki.

Beberapa video tampaknya menunjukkan kejadian yang sama di Kahramanmaraş, dilaporkan Rudaw.

Menurut BOTAS, aliran gas terhenti di wilayah tersebut setelah ledakan.

Jaringan pipa minyak yang melewati Turki dilaporkan tidak terkena dampak gempa.

BOTAS berupaya melakukan inspeksi terhadap seluruh infrastruktur gas yang rusak.

“Pekerjaan yang diperlukan sedang dilakukan melalui kerja sama dengan perusahaan distribusi gas alam di wilayah tersebut sehingga aliran gas dapat dilakukan dengan aman bagi warga kami,” kata perusahaan itu.

Hal ini terjadi ketika negara tersebut diguncang gempa besar kedua dan gempa susulan berulang kali saat upaya pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan.

Kota ini dilanda gempa yang hampir sama besarnya dengan gempa pertama, yang berkekuatan 7,5 skala Richter dan kedalaman hanya lima mil.

Para ahli telah memperingatkan bahwa jumlah korban tewas – yang sudah mencapai lebih dari 1.000 orang – bisa mencapai 10.000 orang.

Guncangan dahsyat ini – yang terbesar yang melanda negara itu dalam 100 tahun – juga mendatangkan malapetaka di negara tetangga, Suriah.

Rekor gempa terbesar dirasakan di pulau Siprus dan hingga Mesir dan Mesir.

Guncangan kedua berkekuatan 7,8 juga terjadi beberapa jam kemudian ketika petugas penyelamat mati-matian mencari korban yang selamat di reruntuhan.

Pusat gempa terjadi menjelang fajar di dekat kota Nurdagi, Turki.

Tanah mulai berguncang karena banyak orang yang masih tertidur di tempat tidurnya dan tidak dapat melarikan diri.

Sebanyak 78 gempa susulan terjadi hingga siang hari dengan kekuatan terkuat berkekuatan 6,6 SR.

Gambar-gambar mengerikan menunjukkan bangunan-bangunan runtuh di beberapa kota dan ratusan orang terluka.

Bangunan-bangunan dilaporkan runtuh di wilayah kota sepanjang 200 mil dari Diyarbakir di Turki hingga Aleppo dan Hama di Suriah.

Beberapa kerusakan terparah terjadi di dekat pusat gempa antara Kahramanmaras dan Gaziantep, dimana seluruh blok kota menjadi reruntuhan akibat timbunan salju.

Kastil Gaziantep, yang dibangun lebih dari 2.200 tahun lalu, runtuh akibat gempa.

Saat fajar, operasi penyelamatan darurat sedang dilakukan dalam upaya untuk membebaskan mereka yang terjebak di bawah reruntuhan.

Turki telah mengumumkan keadaan darurat dan bantuan dijanjikan dari seluruh dunia.

Pekerja darurat menggali reruntuhan untuk mencari korban yang selamat

8

Pekerja darurat menggali reruntuhan untuk mencari korban yang selamatKredit: Berita East2west
Bangunan-bangunan runtuh akibat guncangan dahsyat di Turki dan Suriah

8

Bangunan-bangunan runtuh akibat guncangan dahsyat di Turki dan SuriahKredit: Berita East2west
Seorang penyelamat membawa seorang anak yang terluka menjauh dari reruntuhan

8

Seorang penyelamat membawa seorang anak yang terluka menjauh dari reruntuhanKredit: Richard Pelham – Matahari
Tim penyelamat berupaya mengevakuasi korban selamat di kota Diyarbakir

8

Tim penyelamat berupaya mengevakuasi korban selamat di kota Diyarbakir
Penggali bekerja untuk membersihkan puing-puing

8

Penggali bekerja untuk membersihkan puing-puingKredit: AP: Associated Press

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan berada di bawah tekanan kuat untuk mengawasi respons efektif terhadap bencana menjelang pemilihan umum yang diperebutkan pada 14 Mei.

“Kami berharap kita bisa melewati bencana ini bersama-sama sesegera mungkin dan dengan kerusakan yang paling sedikit,” cuit pemimpin Turki itu.

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mentweet; “Pikiran saya pagi ini tertuju pada masyarakat Turki dan Suriah, terutama kepada para pekerja pertolongan pertama yang bekerja dengan berani untuk menyelamatkan mereka yang terjebak akibat gempa.

“Inggris siap membantu dengan cara apa pun yang kami bisa.”

Penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan mengatakan Washington “sangat prihatin”.

“Kami siap memberikan segala dan semua bantuan yang dibutuhkan,” kata Sullivan.

Tawaran bantuan tambahan mengalir dari Uni Eropa, Rusia, Italia, dan saingan bersejarah Turki, Yunani, yang hubungannya dengan Ankara terpuruk akibat serentetan perselisihan perbatasan dan budaya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga menawarkan untuk memberikan “bantuan yang diperlukan” kepada Turki, yang drone tempurnya membantu Kyiv melawan invasi Rusia.


Result Sydney